Gejala TBC pada Remaja
Bukan virus, bakteri, ataupun racun yang mematikan. Tetapi, hanyalah masalah sosial. Inilah yang sering muncul terjadi di kalangan remaja.
Sebenarnya gejala ini bisa saja
terjadi disemua kalangan, tetapi lebih sering terjadi di kalangan remaja bukan?
Masa remaja adalah masa-masa yang sangat rentan akan percintaan, di mana seseorang
ingin memiliki dan dimiliki oleh orang yang ia cintai. Namun, hal itu dapat
menyebabkan TBC (Tekanan Batin Cinta).
Timbulnya gejala TBC berawal dari asmara,
cinta tak terbalas, putus cinta, atau dikhianati oleh pasangannya, bahkan
pelecehan seksual sekalipun. Gejala ini dapat menyebabkan beberapa perubahan
kondisi seseorang. Akan tetapi, gejala TBC yang terlalu berlebihan juga dapat
menimbulkan kematian.
Berikut ini agar kita dapat
mengetahui gejala TBC yang terjadi pada remaja.
1) Sedih Tanpa Sebab
Entah
apa yang membuatnya merasa sedih, muram, terpuruk, mudah depresi dan bisa
kehilangan mood yang baik, karena selalu memikirkan dan mencemaskan
seseorang, yang pada kenyatanya ia bukan miliknya.
2) Sensitif
Tidak
sedang datang bulan, atau tidak sedang menonton film drama korea yang sad
ending. Tampak rawut wajah ketus, murung, dan suka merasa kecewa, marah,
gelisah, malas, dan tidak termotivasi. Tak hanya itu, bahkan untuk bergerak
atau berbicara lebih perlahan daripada biasanya.
3) Perubahan Pola Hidup
Tak
sedikit anak remaja yang mengalami perubahan saat gejala ini muncul, seperti
kebiasaan tidur (tidur terlalu banyak atau sedikit), selera makan (makan
terlalu banyak atau sedikit), dan berat badan
(berat badan bertambah atau berkurang).
4) Tidak Fokus
Terlalu
banyak memikirkan atau membayangkan wajah atau pengalaman masa lalu bersamanya,
sehingga menghilangkan konsentrasi dan fokus dalam mengerjakan sesuatu atau
mengganggu aktivitas.
5) Kurangnya Rasa Percaya Diri
Sering
merasa terabaikan dengan sikap yang acuh tak acuh terhadap dirinya, sehingga
dirinya merasa kurang percaya diri untuk melakukan hal sesuatu.
Dengan demikian, kita dapat
mengetahui gejala tekanan batin cinta yang dialami oleh semua kalangan,
terutama anak remaja.

Waaah artikel yg sangat berfaedahππΌππΌππΌ
BalasHapusnice jih, artikelnya sangat bermanfaat:)))
BalasHapusBagus kakk artikelnya��
BalasHapusDuh, suka bacanyaaa. Penulisnya kreatif bgt usung tema, hihi. Ditunggu tulisan-tulisan selanjutnya, yaa!
BalasHapusNice infoooo,, keep posting yak ππ
BalasHapusWah People nowadays bgt nih.....
BalasHapusKeereeen hehe
Istilah baru TBC (tekanan batin cinta) :D bagus banget artikelnya
BalasHapusSetuju bgt sama isi artikelnya ngerasa kaya lagi baca diri sendiri kalo lagi ngerasain tbc hehe
BalasHapusMantap pak bu
BalasHapusNice infooπ
BalasHapusKeren jih judulnyaa hehe.
BalasHapusArtikelnya juga bermanfaat :)
Bagus jihan, artikelnya sangat bermanfaat. π
BalasHapusBagus jihan, artikelnya sangat bermanfaat. π
BalasHapusWahhh oke nih ,,, judulnya menipu
BalasHapussemoga tidak ada lagi yang kenak TBC yah, karena buat apa bersusah payah masalah asmara, lebih baik memperbaiki diri dengan dekat dengan Allah ..
Semangat!!
Wah si penulis kreatif sekali membuat judul dan istilahnya serta mengambil tema artikelnya.
BalasHapusMemang benar pasti rata-rata semua gejala di atas sudah dialami hampir semua orang, terutama saat-saat SMP dan SMA, termasuk saya hehe. Intinya saya aangat suka dg artikelnya, mudah dipahami dan menarik. Lanjutkan menulisnya! :)
Nice! Really good
BalasHapuswahh artikelnya sesuai banget sama remaja sekarang yang sering galau. Recomended nih ;)
BalasHapusJudulnya asik bgt, ga nyesel bukanya. Ditunggu ya artikel selanjutnya
BalasHapusWah tadinya saya kira tbc yang dimaksud adalah penyakit tbc. Judulnya sangat menarik pembaca. Terima kasih, tulisannya sangat bermanfaat
BalasHapusJudul yang tidak terdugaa. Dikira TBC penyakit.
BalasHapusAnak muda banget, artikel yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari.
Keren artikel ini membantu dan memberikan banyak informasi
BalasHapusUnik sekali artikelnya untuk para remaja yg terjangkit tbc hehe
BalasHapusKirain TBC arti sebenarnya ternyata hahahaha
BalasHapuswihhh artikelnya untuk remaja banget, keren banget:)))
BalasHapusTBC penyakit atau TBC tekanan batin cinta nih yg lebih serem.. hahaha:D
BalasHapusBagus2 kak..
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusArtikel anak muda banget nih, penulisannya rapi banget, enak dibaca dan mudah dipahami. Nice, lanjutkan!
BalasHapusKalo yg ini obatnya apa ya? Wkwkwk
BalasHapusMakasi banyak infonya, ditunggu artikel selanjutnya!;)
BalasHapussukaa sama artikelnyaaaaa, ringan tapi juga banyak memberikan informasi:D
BalasHapusTulisan sesuai sekali dengan remaja saat ini, sangat recomended nih. Ditunggu tulisan berikutnya ya☺
BalasHapusSesuai sekali remaja zaman sekarang, ditunggu tulisan lebih kreatif berikutnya ya☺
BalasHapuswah tadinya kirain TBC yang batuk-batuh, ternyata Tekanan Batin Cinta :D
BalasHapusditunggu tulisan selanjutnya yaa
Very good!
BalasHapusMantaap tulisan nya, bikin penasaran untuk membaca
BalasHapusMksih yaa infonya hehe
BalasHapusbagusss
BalasHapusKayaknya bidang kedokteran perlu menlaah lebih jauh penyakit ini wkwkwk
BalasHapusjudulnya menarik, awalnya saya serius sekali membacanya ternyata TBC yang dimaksud Tekanan Batin Cinta hahahahaha
BalasHapusNice jih artikelnya.....
BalasHapusArtikelnya bagus..
BalasHapusArtikel yang menarik untuk dikonsumsi dengan segmentasi pelajar menengah atas hingga mahasiswa/i sekarang. Karena kebanyakan dari mereka terlalu sibuk dengan drama percintaan hingga lupa hakikat seorang pelajar/Mahasiswa yg sebenarnya.
BalasHapusArtikelnya menarik niih. Tekanan Batin Cinta ciiiiee :D
BalasHapusTBC ini memang jadi persoalan yang rumit untuk para remaja dengan tingkat ABG (anak baru gede). Semoga dengan terlampauinya masa-masa TBC, para ABG di luar sana bisa lebih dewasa dalam mengambil sikap ya :D
BalasHapusMenarik sekali tulisannya
artikelnya bagus ya. awalnya sempet mikir ini TBC penyakit, ternyata TBC ala ala anak muda galau. sukses terus Jihan!
BalasHapusTBC ini lebih mematikan dari yang satunya
BalasHapus